Skip to main content

Positive Thinking

Setiap orang sudah tidak asing lagi dengan istilah "positive thinking" alias berpikir positif. Kalimat itu sudah menjadi hal biasa namun tidak biasa diterapkan dalam kehidupan ini.
.
.
Sangat penting untuk kita selalu berpikir positif. Selain dapat memperbaiki hubungan dengan orang lain, dengan berpikir positif dapat memperlama kematian. Kenapa seperti itu? Karena yang membuat orang sehat dan manpu bertahan lama adalah pikirannya. Kunci dari segalanya adalah pikiran.
.
.
Pikiran yang mampu memberi alasan logis, pikiran juga membuatmu mencintai dan dicintai orang lain, pikiranlah yang menghadirkan emosi. Jadi ciptakan pikiran yang jernih agar wajahmu awet dan kehidupanmu damai.
.
.
Agar mampu berpikir positif, cobalah memandang segala hal dari semua sisi dan sudut pandang yang ada. Bandingkan semua sisi dan sudut pandang serta pakailah alasan yang rasional dalam menemukan kebenaran. Jangan lupa untuk memberi kepercayaan pada iman sendiri karena segala sesuatu di mulai dari diri sendiri. Yakini dan lihat hasilnya. Selamat mencoba😄

Comments

Popular posts from this blog

Kamu dan Cerita Senja

Matahari hendak bersembunyi di ufuk Barat. Entahlah apakah karena rasa canggung atau sipu. Aku tidak begitu peduli padanya, yang aku tau jika aku bersama kamu tidak ada lagi rasa canggung ataupun sipu. Aku seperti memiliki rasa keberanian yang dahsyat disertai ada keinginan yang menggebu-gebu hendak menunjukkan kemesraan kita pada dunia. Meyakini akan adanya cinta sejati. Aku harap mesra dibawah senja yang diiringi gelombang laut yang lantang ini dapat terjalin selamanya hingga akhir hayat nanti. Biarlah senja saja yang berlalu ketika malam menyapa, namun rasa sayang tidak akan berlalu.  Jika diizinkan kiranya hubungan ini seperti ombak, ada pasang surutnya namun tidak akan pernah habis hingga kelak mata tertutup selamanya, bukan malah berakhir seperti perenang yang tenggelam dalam laut karena kakinya keram ketika berenang. Antara dia akan meninggal atau menimbulkan trauma untuk mencoba kembali.

Kamu atau Dia?

Kamu itu seperti hantu, suka tiba-tiba muncul. Suka datang dan pergi secara mendadak. Kadang memberi kabar dan kadang pula tidak ada kabar. Sedangkan dia itu berwujudkan manusia, selalu ada buat nemani dan menggenggam tanganku ketika takut menghadapi kamu yang seperti hantu. . . . Lantas, mana yang akan aku sukai? Kamu yang seperti hantu dan membuat aku ketakutan tiap melihatmu atau dia yang berwujud manusia namun aku tidak mengerti dirinya :')) 

T H A N K Y O U

Kamu memulai kisah, aku melanjutkannya dan aku terjebak sendiri, merasakan kebingungan yang dasyat. Lupa dengan tujuan mencari jalan ke luar hingga akhirnya aku menikmatinya dan mulai terbiasa mengikuti kisah yang kamu mulai.  . . Hingga suatu ketika, kamu jenuh sendiri dan ingin menyelesaikannya namun tidak tahu cara yang baik dan benar. Aku memberikan menyuman merekah melihat hal itu. Ingin juga rasanya tertawa terbahak-bahak.  . . Kamu terjebak dengan permainan perasaan yang kamu ciptakan sendiri. Tidak sesuai dengan ekspektasi mu. Namun aku juga merasa bersalah dengan kisah ini. Aku merasa tokoh paling jahat yang pernah ada.  . . Aku tau namun berpura tidak tau. Namun aku juga ingin kamu berevaluasi sendiri. Sesuatu yang ditarik-ulur itu tidak enak, seolah iya namun tidak dan sebaliknya. Itu hanya akan membuat setiap orang menilai kamu sebagai pengecut.  . . Sudah cukup waktunya, akupun memberi peluang bagimu untuk mewujudkan ekspektasi-...